Bus Angkut 18 Penumpang dari Bekasi Terperosok ke Jurang 50 Meter di Lampung Barat
Senin, 13 Mei 2024 | 17:56 WIB
Bandar Lampung, Beritasatu.com – Sebuah bus yang mengangkut 18 penumpang dari Bekasi, Jawa barat, terperosok ke jurang sedalam 50 meter di Kabupaten Lampung Barat, pada Senin (13/5/2024) dini hari WIB.
Kecelakaan tunggal yang dialami Bus Ranau Indah tersebut diduga akibat kabut di lokasi kejadian hingga pandangan sopir bus terbatas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi satu penumpang mengalami luka ringan.
Bus Ranau Indah yang membawa 18 penumpang dari Bekasi, Jawa Barat tersebut masuk jurang sedalam 50 meter di Desa Padang Tambak, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat pada Senin dini hari, sekitar pukul pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan informasi, kecelakaan tersebut bermula ketika bus yang dikemudikan oleh Azhari melaju dari arah Kecamatan Sumber Jaya menuju Liwa, Lampung Barat.
Ketika melintas di lokasi kejadian dengan kondisi jalan yang menurun ke kiri, pandangan sopir bus diduga terhalang kabut tebal. Hal tersebut diduga menyebabkan bus melaju lurus lalu menyeberang jalan menuju jurang yang berada sebelah kanan kanan.
Sopir bus diduga tidak bisa lagi mengendalikan laju kendaraan hingga bus akhirnya masuk jurang jurang sedalam kurang lebih 50 meter.
Beruntung, peristiwa lakalantas tunggal tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang penumpang hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki.
Korban yang mengalami luka ringan diberikan pertolongan medis di Puskesmas Pajar Bulan, Lampung Barat, sedangkan 17 penumpang lainnya sudah bisa kembali melanjutkan perjalanannya.
Kecelakaan yang dialami bus Ranau Indah bernomor polisi (nopol) BG BG 7901 LP tersebut saat ini telah ditangani oleh Satlantas Polres Lampung Barat. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, serta memeriksa sopir bus.
Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widya Muharam mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan apakah bus masuk jurang itu murni kecelakaan atau karena adanya pelanggaran.
"Supaya kita tahu apakah kecelakaan ini benar-benar musibah atau adanya kelalaian atau pelanggaran baik sopir maupun kendaraannya,” kata Ryky Widya di lokasi kejadian, Senin siang.
Polres Lampung Barat mengimbau kepada masyarakat bisa lebih berhati-hati ketika melintas wilayah Lampung Barat karena banyak jalan menikung dan sering terjadi kabut tebal yang dapat menggangu pandangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti terus berita terhangat dari Beritasatu.com via whatsapp
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
KPK Tahan 3 Tersangka Terkait Kasus PTPN XI
B-FILES
Usaha Pencegahan Stunting dari Hulu ke Hilir Melalui Penetrasi Teknologi Akuakultur pada Budidaya Ikan
Luciana Dita Chandra MurniAnak Blasteran
Paschasius HOSTI PrasetyadjiMengatasi Masalah Kesehatan Wanita Buka Peluang Tingkatkan Kehidupan dan Perekonomian
Raymond R. Tjandrawinata





















.jpg)








No comments:
Post a Comment