Monday, May 13, 2024

Periksa Fisik Bus Maut yang Bawa Siswa SMK Lingga Kencana Depok, Ini Temuan Tim Gabungan

 

Periksa Fisik Bus Maut yang Bawa Siswa SMK Lingga Kencana Depok, Ini Temuan Tim Gabungan

Senin, 13 Mei 2024 | 17:34 WIB
ES
SL
Penulis: Elan Suherlan | Editor: LES
Pemeriksaan fisik bus Trans Putera Fajar yang terguling di kawasan Ciater, Subang.
Pemeriksaan fisik bus Trans Putera Fajar yang terguling di kawasan Ciater, Subang. (Beritasatu/Elan Suherlan)

Subang, Beritasatu.com – Tim gabungan melakukan pemeriksaan fisik bus Putera Fajar yang mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, saat membawa pelajar SMK Lingga Kencana Depok pada Sabtu (11/5/2024) malam lalu. Akibat peristiwa ini, sebanyak 11 orang tewas.

Tim dari agen pemegang merek, yaitu APM dari Hino, melakukan pemeriksaan fisik kendaraan bus Putera Fajar yang mengalami kecelakaan dengan pengawasan dan kerja sama dengan KNKT, Kementerian Perhubungan, kepolisian, dan institusi terkait.

Tim APM Hino menemukan bahwa material alat pengereman telah diubah dan terdapat kebocoran pada mekanik pengereman, baik kebocoran oli maupun angin, yang diduga membuat sistem pengereman tidak maksimal.

ADVERTISEMENT

Bahkan, bus maut keluaran 2006 itu sudah tidak memiliki uji kir sejak Desember 2023. Terkait temuan ini, akan dilakukan pengembangan dan pemeriksaan mendalam kepada operator atau pemilik bus yang beralamat di Wonogiri.

Menurut Kepala Bidang Lalu lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Jamaludin, pemeriksaan bangkai bus pascakecelakaan ini bersama pihak terkait untuk mencari fakta terjadinya kecelakaan, sehingga bisa dipaparkan dalam persidangan nanti, dan hasilnya ditemukan adanya kebocoran pada sistem rem.

"Hari ini kami dari dinas perhubungan kabupaten Subang melaksanakan kegiatan pengujian terkait dengan laka lantas Ciater. Ini akan menjadi pedoman bagi kami Dinas Perhubungan apabila nanti diperlukan di persidangan nanti," kata Kepala Bidang Lalulintas Dishub Kabupaten Subang, Jamaludin saat melakukan pemeriksaan bangkai bus di Terminal Subang.

Jamaludin menambahkan, hasil pemeriksaan ini ditemukan adanya kebocoran pada sistem rem."Jadi saat ini sedang dilaksanakan pengujian apa penyebabnya, tadi dapat informasi ada satu kebocoran di mekanik dari pengereman kendaraan ini, baik itu oli maupun kebocoran gas atau angin yang keluar. Penjelasan selanjutnya nanti, setelah hasil investigasi," tambahnya.

Kecelakaan bus maut Trans Putera Fajar yang menewaskan 11 orang dan melukai puluhan penumpang terjadi di jalan raya Ciater, Subang, Sabtu malam lalu. Bus yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok terguling saat melintasi kelokan dan jalan menurun setelah berwisata di Tangkuban Parahu dan hendak kembali ke Depok.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti terus berita terhangat dari Beritasatu.com via whatsapp

Bagikan

BERITA TERKAIT

Biaya Study Tour SMK Lingga Kencana Depok Rp 800.000 Per Siswa, Kepsek: Sudah Rapat dengan Wali Murid

Biaya Study Tour SMK Lingga Kencana Depok Rp 800.000 Per Siswa, Kepsek: Sudah Rapat dengan Wali Murid

MEGAPOLITAN
Study Tour Berujung Maut, Ini Alasan Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana DepokGunakan Travel yang Sama

Study Tour Berujung Maut, Ini Alasan Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana DepokGunakan Travel yang Sama

MEGAPOLITAN
Mengenal Aturan Uji KIR Kendaraan Umum

Mengenal Aturan Uji KIR Kendaraan Umum

OTOTEKNO
Biaya Study Tour SMK Lingga Kencana Depok Terungkap, Ini Rinciannya

Biaya Study Tour SMK Lingga Kencana Depok Terungkap, Ini Rinciannya

MEGAPOLITAN
Isi Pesan Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana Depok Sebelum Kecelakaan Bus di Subang

Isi Pesan Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana Depok Sebelum Kecelakaan Bus di Subang

MEGAPOLITAN
Pemkot Depok Serahkan Santunan Rp 10 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Bus

Pemkot Depok Serahkan Santunan Rp 10 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Bus

MEGAPOLITAN

BERITA LAINNYA

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

No comments:

Post a Comment

GEMAR BERMAIN MEDIA SOSIAL

 seorang warga Labusel bernama lahmuddin Harahap, Sumatra Utara,hobi main media sosial Facebook, Instagram, tiktok dan sebagainya, memiliki ...